Rabu, 06 Februari 2019

Manfaat Wudhu bagi kesehatan Organ Tubuh


AManfaat Wudhu Bagi Kesehatan Organ Tubuh

1. Pengaruh Wudhu Bagi Jantung

Tugas jantung yang paling berat adalah memompa darah agar mengalir ke kepala, telapak tangan, dan kaki. Mengapa? karena ketiga anggota tubuh itu letaknya paling jauh dari jantung. Saat anggota tubuh tersentuh air wudhu yang sejuk, jantung akan langsung memompa darah dengan kuat menuju tiga anggota badan yang berjauhan tersebut. Bersamaan dengan hal itu, secara otomatis pembuluh darah mengalirkan darah ke seluruh tubuh sebagai reaksi alami untuk menormalkan kembali suhu tubuh yang dingin karena guyuran air wudhu.
Saat itu juga, darah mengalir dengan sangat lancar ke wajah, tangan, dan kaki. Dengan demikian, wudhu tak hanya sebuah kewajiban agama, namun juga cara untuk membantu meringankan beban kerja jantung.
Dengan rajin berwudhu, risika terkena serangan jantung relatif lebih bisa dihindari.

2. Pengaruh Wudhu Bagi Ginjal



Proses pengeluaran toksik atau racun dari dalam darah atau sering disebut dengan darah kotor dilakukan oleh ginjal dan dibuang bersama air seni. Namun bagi mereka yang gemar berwudhu, ada cara lain untuk membersihkan toksik atau racun tersebut. Ketika air wudhu menyentuh kulit, kelenjar keringat akan langsung menyedot toksik dalam darah dan membuangnya dari dalam tubuh melalui bulu-bulu halus yang tumbuh di kulit.
Darah-darah kotor di bagian tubuh yang dibasuh air wudhu itu tertarik keluar dan kemudian disapu bersih oleh air wudhu berikutnya (basuhan kedua dan ketiga).
Jadi, berwudhu juga bisa mengurangi sedikit beban kerja ginjal dan mempersempit kemungkinan resiko terkena penyakit ginjal. Selain itu, kulit di sekitar wajah dan bagian tubuh lainnya tampak halus dan berseri sehingga penuaan dini bisa dihindari.

3. Pengaruh Wudhu Bagi Sistem Saraf



Tubuh kita mengandung muatan listrik positif dan negatif atau disebut dengan biolistrik tubuh. Semua penyakit yang diderita oleh manusia lebih banyak disebabkan oleh kekacauan biolistrik yang kemudian menganggu aktivitas organ tubuh ini. Kekacauan biolistrik tersebut bisa diatasi melalui sistem saraf. Urat saraf, terutama urat-urat yang mengandung tenaga yang bersifat sensoric, tersusun secara rumit dan tidak terlihat. Di sinilah salah satu rahasia wudhu mulai terungkap.
Ujung saraf yang ukurannya hampir sebesar helai rambut itu berfungsi membuang kelebihan listrik negatif dari setiap organ tubuh kita. Namun karena seiring berjalannya waktu ujung saraf ini tertutupi oleh pengapuran maka endapan muatan listriknya semakin lama semakin tinggi.
Dari hasil pengamatan, telapak tangan luar yang mengarah ke ujung-ujung jari kita memiliki ujung saraf yang keras seperti kawat baja namun sangat halus. Coba perhatikan pangkal jari-jari kamu! Biasanya, ada tumpukan bulu disana. Disitulah ujung-ujung saraf itu berada. "Tombol" pembuangan panas tubuh yang mengendap sebenarnya terdapat di sela-sela saraf motorik yang terletak di antara kelingking dan jari manis, antara jari manis dan jari tengah, dan pangkal telunjuk. Jika "Tombol" ini aktif dan kita melipat jari-jari tangan kecuali telunjuk sebagaimana saat kita membaca tahiyat (duduk pada rakaat kedua dan terakhir), aliran listrik yang sangat tinggi panasnya (sinar infra merah) akan memancar dari titik api di ujung telunjuk kita. Namun demikian, kebanyakan "Tombol" ini tidak berfungsi dengan baik karena pengapuran dan mungkin selama ini rahasianya belum terkuak. Mengapa? karena kita tidak mau berpikir dan menganggap wudhu sebagai hal yang remeh! Padahal, wudhu sebenarnya sangat canggih walau keliatannya sederhana.
Dari hasil pengamatan, orang tua yang kurang memperhatikan wudhunya dan tidak menekuk engsel tangannya secara maksimal ketika sujud akan mengalami pengapuran di engsel tangan tersebut dan telapak tangan luarnya. Pengapuran itu bukan osteophorosis karena tulangnya tidak keropos, tapi osteoarthritis yang disebabkan oleh kerusakan pada tulang rawan di persendian sehingga terjadi penumpukan zat kapur. Pengapuran tersebut menurun ke anak-anaknya sehingga generasi berikutnya terus berkurang daya tahan tubuhnya.
Pengapuran semacam ini juga bisa menyebabkan ujung-ujung saraf terjepir di ruas-ruas tulang leher (radiculopati serfikal) sehingga membengkak dan dapat menyebabkan sakit asma, bronchitis, dan mudah terserang influenza. Sebenarnya, semua masalah tersebut sudah terpecahkan jika saja kita melakukan wudhu dan shalat sesuai tata cara yang benar. Wudhu yang baik dilakukan dengan menyiramkan air ke anggota tubuh yang harus dibasuh atau diusap dan memijat-mijat ujung-ujung saraf jemari tangan dan kaki. Untuk itu, ada baiknya kita menyediakan tempat duduk dan tumpuan kaki seperti terdapat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Wudhu dengan air dingin dapat membantu mengefektifkan sistem kerja saraf. Rangsangan dari air dingin tersebut berdampak positif dari kinerja saraf pusat yang ada di otak. Oleh sebab itu, setelah berwudhu kita biasanya merasakan suasana segar yang tidak kita rasakan sebelum berwudhu. Barangkali karena hal inilah Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk berwudhu saat sedang stres, panik, sedih, atau khawatir. Wudhu juga sangat dianjurkan sebelum seorang hakim memimpin sebuah proses peradilan.

4. Pengaruh Wudhu Bagi Kecantikan



Selain menjalankan ibadah, wudhu juga mempunyai rahasia besar untuk kesehatan bahkan untuk kecantikan bagi para wanita. Bagaimana ini bisa terjadi, sejumlah penelitian maupun beberapa riset membuktikannya. Sementara di dalam Al Quran maupun hadist sudah menjelaskan itu secara rinci.
Jika demikian manfaatnya, mengapa perempuan-perempuan zaman sekarang masih perlu ke salon? Cukup dengan wudhu saja, sudah terlihat cantik. Bahkan kecantikannya alami, kecantikan dari dalam yang terpancar.
Setiap kali wudhu maka kulit wajah akan seperti dirawat dan dibersihkan dari gangguan atau kotoran. Semua debu-debu yang menempel akan bersih dengan sendirinya.
Maka wajah akan tampak segar, bersih dan sehat. Dengan kita berwudhu setiap saat, berarti kita juga telah melakukan perawatan secara rutin. Karena melihat dari waktu-waktu shalat, wajah kita hanya berselang tiga jam saja tidak terpapar oleh air.
Karena setiap kali wudhu kita membersihkan seluruh wajah hingga tiga kali. Membersihkan mulut, hidung, lobang telingat dan wajah. Pengaruhnya kulit kita akan benar-benar besih. Tanpa harus menor dengan bedak-bedak yang kadang-kadang bisa membahayakan wajah.

5. Pengaruh Wudhu Sebelum Tidur

Dengan berwudhu bisa merilekskan otot-otot sebelum beristirahat. Mungkin tidak terlalu banyak penjelasan. Bisa dibuktikan di dalam ilmu kedokteran bahwa percikan air yang dikarenakan umat muslim melakukan wudhu itu merupakan suatu metode atau cara mengendorkan otot-otot yang kaku karna lelahnya dalam beraktifitas. Kita ambil dampak positifnya bahwa jika seseorang itu telah melakukan wudhu, maka pikiran kita akan terasa rileks. Badan tidak akan terasa capek.
Wudhu juga dapat mencerahkan kulit wajah. Wudhu dapat mencerahkan kulit wajah karena kinerja wudhu ini menghilangkan noda yang membandel dalam kulit. Kotoran-kotoran yang menempel pada kulit wajah kita akan senantiasa hilang dan tentunya wajah kita menjadi cerah dan bersih.
Malaikat akan senantiasa memberikan do’a perlindungan kepada umat muslim yang senantiasa wudhu sebelum tidur. Padahal malaikat adalah makhluk yang senantiasa berdzikir kepada Allah SWT. niscaya do’anya akan senantiasa dikabulkan pula oleh Allah. Oleh karena itu, senantiasa berwudhu itu adalah hal yang wajib kita lakukan.

HINDARI 10 KEBIASAAN INI UNTUK MENCEGAH MATA MINUS
Mata minus merupakan kondisi kelainan pada bagian retina mata karena tidak mampu menangkap cahaya, sehingga mata tidak dapat menangkap cahaya dengan baik dan fokus yang jelas dengan jarak yang jauh.

Mata Minus Banyak Terjadi Pada Anak-anak

Kini mata minus sudah banyak terjadi pada anak-anak yang masih terbilang sangat muda, bahkan ada yang masih berumur di bawah 10 tahun. Hal ini biasanya terjadi karena kebiasaan buruk anak-anak, seperti lebih banyak menghabiskan waktu menyaksikan layar televisi, komputer, gadget. Untuk itu, mencegah mata minus sebenarnya sudah harus dilakukan sejak dini. Orang tua sebaiknya bisa melakukan pembatasan terhadap beberapa kebiasaan tersebut untuk mencegah mata minus pada anak. Hasil data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 saja sudah menunjukkan anak-anak usia 6-14 tahun sebanyak satu persen menggunakan kacamata. Belum lagi 10 hingga 20 persen jumlah anak yang sudah mengalami penurunan dalam ketajaman penglihatannya.

Saatnya Mencegah Mata Minus Terjadi

Angka ini sudah dapat dinyatakan cukup tinggi dan masih terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa kini negara dunia termasuk Indonesia masuk dalam negara yang rentan terhadap masalah mata. Memang ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan mata, seperti faktor keturunan. Namun, meskipun Anda memiliki keturunan yang mengalami mata minus, Anda masih bisa mencegah mata minus dengan melakukan pola hidup sehat. Berikut ini hal-hal yang perlu Anda perhatikan dan lakukan untuk mencegah mata minus;
1.    Hindari kebiasaan membaca dan melihat televisi dari jarak yang cukup dekat karena dapat menyebabkan kerusakan pada bagian kornea mata sehingga mata menjadi minus.
2.    Jangan biasakan mata Anda membaca atau melakukan pekerjaan didalam ruangan dengan cahaya yang rendah karena akan membuat mata bekerja lebih dalam melihat objek.
3.    Jika saat berada dilingkungan terbuka terutama saat berkendara dimana matahari masih terik gunakanlah kacamata yang dapat melindungi mata Anda dari cahaya matahari.
4.    Saat Anda sedang melakukan pekerjaan apapun yang berhadapan dengan komputer sebaiknya duduk dengan tegak dan jarak mata dengan layar yang normal selain dapat menjaga jarak pandang agar fokus juga dapat membantu pembentukan tulang tetap tegak.
5.    Hindari menulis dengan jarak yang sangat dekat karena akan merusak kemampuan jarak pandang normal mata Anda, selain itu hal ini akan melatih tubuh Anda untuk berdiri dengan tegak.
6.    Untuk anak-anak, biasakan mereka lebih banyak bermain di luar dibandingkan bermain dengan berlama-lama didepan layar karena cahaya pada layar tersebut karena cahayanya akan membuat mata anak Anda menjadi semakin cembung dan bermasalah dalam melihat.
7.    Berikan mata anda waktu untuk beristirahat dari rutinitas melihat layar-layar yang memancarkan cahaya seperti komputer dan gadget, gantikan dengan memandangi keadaan sekitar seperti di taman.
8.    Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung omega-3, vitamin, dan nutrisi seperti ikan, sayuran hijau, telur, gandum, buah-buahan, dan kacang-kacangan karena kandungan vitamin didalamnya dapat membantu mata Anda minus.
9.    Periksakan mata secara rutinHal ini berguna untuk mengetahui bagaimana keadaan mata Anda, apabila mengalami masalah pada mata maka Akan dapat segera diobati setelah diketahui.
10.              Jauhi rokok, mungkin masih banyak yang belum mengetahui bahwa rokok juga dapat menyebabkan gangguan pada mata loh. Ketika Anda merokok maka asap roko tersebut akan mengalir dialiran darah dan menghancurkan sel-sel mata, maka hal ini dapat meningkatkan resiko terkena masalah mata seperti mata minus hingga katarak.
Itu dia sepuluh hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah mata minus. Apabila Anda melakukan hal tersebut dengan baik dan teratur maka kesehatan mata akan tetap terjaga dan pandangan tetap tajam dan fokus. Biasakan mata untuk dapat memandang hal-hal yang indah dipandang dan jauhkan dari layar-layar yang memancarkan cahaya yang dapat merusak mata. Sebaiknya istirahatkan mata Anda setiap beberapa menit ketika sedang memandang layar komputer atau gadget. Hal penting lainnya untuk mencegah mata minus adalah menghindari penggunaan gadget sambil berbaring sebelum tidur.






2 komentar:

  1. terimakasih artikelnya, sering sering mosting yaaa. jangan cuma wudhu ditambah lainnya. siiippp ^_^

    BalasHapus

Manfaat Wudhu bagi kesehatan Organ Tubuh

AManfaat Wudhu Bagi Kesehatan Organ Tubuh 1. Pengaruh Wudhu Bagi Jantung Tugas jan...