AManfaat Wudhu Bagi
Kesehatan Organ Tubuh
1. Pengaruh Wudhu Bagi Jantung
Tugas jantung yang paling berat adalah memompa darah agar
mengalir ke kepala, telapak tangan, dan kaki. Mengapa? karena ketiga anggota
tubuh itu letaknya paling jauh dari jantung. Saat anggota tubuh tersentuh air
wudhu yang sejuk, jantung akan langsung memompa darah dengan kuat menuju tiga
anggota badan yang berjauhan tersebut. Bersamaan dengan hal itu, secara
otomatis pembuluh darah mengalirkan darah ke seluruh tubuh sebagai reaksi alami
untuk menormalkan kembali suhu tubuh yang dingin karena guyuran air wudhu.
Saat itu juga, darah mengalir dengan sangat lancar ke
wajah, tangan, dan kaki. Dengan demikian, wudhu tak hanya sebuah kewajiban
agama, namun juga cara untuk membantu meringankan beban kerja jantung.
Dengan rajin berwudhu, risika terkena serangan jantung
relatif lebih bisa dihindari.
2. Pengaruh Wudhu Bagi Ginjal
Proses pengeluaran toksik atau racun dari dalam darah
atau sering disebut dengan darah kotor dilakukan oleh ginjal dan dibuang
bersama air seni. Namun bagi mereka yang gemar berwudhu, ada cara lain untuk
membersihkan toksik atau racun tersebut. Ketika air wudhu menyentuh kulit,
kelenjar keringat akan langsung menyedot toksik dalam darah dan membuangnya
dari dalam tubuh melalui bulu-bulu halus yang tumbuh di kulit.
Darah-darah kotor di bagian tubuh yang dibasuh air wudhu
itu tertarik keluar dan kemudian disapu bersih oleh air wudhu berikutnya
(basuhan kedua dan ketiga).
Jadi, berwudhu juga bisa mengurangi sedikit beban kerja
ginjal dan mempersempit kemungkinan resiko terkena penyakit ginjal. Selain itu,
kulit di sekitar wajah dan bagian tubuh lainnya tampak halus dan berseri
sehingga penuaan dini bisa dihindari.
3. Pengaruh Wudhu Bagi Sistem Saraf
Tubuh kita mengandung muatan listrik positif dan negatif
atau disebut dengan biolistrik tubuh. Semua penyakit yang diderita oleh manusia
lebih banyak disebabkan oleh kekacauan biolistrik yang kemudian menganggu
aktivitas organ tubuh ini. Kekacauan biolistrik tersebut bisa diatasi melalui
sistem saraf. Urat saraf, terutama urat-urat yang mengandung tenaga yang
bersifat sensoric, tersusun secara rumit dan tidak terlihat. Di sinilah salah
satu rahasia wudhu mulai terungkap.
Ujung saraf yang ukurannya hampir sebesar helai rambut itu
berfungsi membuang kelebihan listrik negatif dari setiap organ tubuh kita.
Namun karena seiring berjalannya waktu ujung saraf ini tertutupi oleh
pengapuran maka endapan muatan listriknya semakin lama semakin tinggi.
Dari hasil pengamatan, telapak tangan luar yang mengarah
ke ujung-ujung jari kita memiliki ujung saraf yang keras seperti kawat baja
namun sangat halus. Coba perhatikan pangkal jari-jari kamu! Biasanya, ada
tumpukan bulu disana. Disitulah ujung-ujung saraf itu berada.
"Tombol" pembuangan panas tubuh yang mengendap sebenarnya terdapat di
sela-sela saraf motorik yang terletak di antara kelingking dan jari manis,
antara jari manis dan jari tengah, dan pangkal telunjuk. Jika
"Tombol" ini aktif dan kita melipat jari-jari tangan kecuali telunjuk
sebagaimana saat kita membaca tahiyat (duduk pada rakaat kedua dan terakhir),
aliran listrik yang sangat tinggi panasnya (sinar infra merah) akan memancar
dari titik api di ujung telunjuk kita. Namun demikian, kebanyakan
"Tombol" ini tidak berfungsi dengan baik karena pengapuran dan
mungkin selama ini rahasianya belum terkuak. Mengapa? karena kita tidak mau
berpikir dan menganggap wudhu sebagai hal yang remeh! Padahal, wudhu
sebenarnya sangat canggih walau keliatannya sederhana.
Dari hasil pengamatan, orang tua yang kurang
memperhatikan wudhunya dan tidak menekuk engsel tangannya secara maksimal
ketika sujud akan mengalami pengapuran di engsel tangan tersebut dan telapak
tangan luarnya. Pengapuran itu bukan osteophorosis karena
tulangnya tidak keropos, tapi osteoarthritis yang disebabkan
oleh kerusakan pada tulang rawan di persendian sehingga terjadi penumpukan zat
kapur. Pengapuran tersebut menurun ke anak-anaknya sehingga generasi berikutnya
terus berkurang daya tahan tubuhnya.
Pengapuran semacam ini juga bisa menyebabkan ujung-ujung
saraf terjepir di ruas-ruas tulang leher (radiculopati serfikal) sehingga
membengkak dan dapat menyebabkan sakit asma, bronchitis, dan mudah terserang
influenza. Sebenarnya, semua masalah tersebut sudah terpecahkan jika saja kita
melakukan wudhu dan shalat sesuai tata cara yang benar. Wudhu yang baik
dilakukan dengan menyiramkan air ke anggota tubuh yang harus dibasuh atau
diusap dan memijat-mijat ujung-ujung saraf jemari tangan dan kaki. Untuk itu,
ada baiknya kita menyediakan tempat duduk dan tumpuan kaki seperti terdapat di
Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Wudhu dengan air dingin dapat membantu mengefektifkan
sistem kerja saraf. Rangsangan dari air dingin tersebut berdampak positif dari
kinerja saraf pusat yang ada di otak. Oleh sebab itu, setelah berwudhu kita
biasanya merasakan suasana segar yang tidak kita rasakan sebelum berwudhu.
Barangkali karena hal inilah Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk berwudhu
saat sedang stres, panik, sedih, atau khawatir. Wudhu juga sangat dianjurkan
sebelum seorang hakim memimpin sebuah proses peradilan.
4. Pengaruh Wudhu Bagi Kecantikan
Selain menjalankan ibadah, wudhu juga
mempunyai rahasia besar untuk kesehatan bahkan untuk kecantikan bagi para
wanita. Bagaimana ini bisa terjadi, sejumlah penelitian maupun beberapa
riset membuktikannya. Sementara di dalam Al Quran maupun hadist sudah
menjelaskan itu secara rinci.
Jika demikian manfaatnya, mengapa perempuan-perempuan
zaman sekarang masih perlu ke salon? Cukup dengan wudhu saja, sudah
terlihat cantik. Bahkan kecantikannya alami, kecantikan dari dalam yang
terpancar.
Setiap kali wudhu maka kulit wajah akan seperti dirawat
dan dibersihkan dari gangguan atau kotoran. Semua debu-debu yang menempel akan
bersih dengan sendirinya.
Maka wajah akan tampak segar, bersih dan
sehat. Dengan kita berwudhu setiap saat, berarti kita juga telah melakukan
perawatan secara rutin. Karena melihat dari waktu-waktu shalat, wajah kita
hanya berselang tiga jam saja tidak terpapar oleh air.
Karena setiap kali wudhu kita membersihkan seluruh wajah
hingga tiga kali. Membersihkan mulut, hidung, lobang telingat dan wajah.
Pengaruhnya kulit kita akan benar-benar besih. Tanpa harus menor dengan
bedak-bedak yang kadang-kadang bisa membahayakan wajah.
5. Pengaruh Wudhu Sebelum Tidur
Dengan berwudhu bisa merilekskan otot-otot sebelum
beristirahat. Mungkin tidak terlalu banyak penjelasan. Bisa dibuktikan
di dalam ilmu kedokteran bahwa percikan air yang dikarenakan umat muslim
melakukan wudhu itu merupakan suatu metode atau cara mengendorkan otot-otot
yang kaku karna lelahnya dalam beraktifitas. Kita ambil dampak positifnya bahwa
jika seseorang itu telah melakukan wudhu, maka pikiran kita akan terasa rileks.
Badan tidak akan terasa capek.
Wudhu juga dapat mencerahkan kulit wajah. Wudhu dapat
mencerahkan kulit wajah karena kinerja wudhu ini menghilangkan noda yang
membandel dalam kulit. Kotoran-kotoran yang menempel pada kulit wajah kita akan
senantiasa hilang dan tentunya wajah kita menjadi cerah dan bersih.
Malaikat akan senantiasa memberikan do’a perlindungan
kepada umat muslim yang senantiasa wudhu sebelum tidur. Padahal malaikat adalah
makhluk yang senantiasa berdzikir kepada Allah SWT. niscaya do’anya akan
senantiasa dikabulkan pula oleh Allah. Oleh karena itu, senantiasa berwudhu itu
adalah hal yang wajib kita lakukan.
HINDARI 10 KEBIASAAN INI UNTUK MENCEGAH MATA
MINUS
Mata minus merupakan kondisi kelainan pada
bagian retina mata karena tidak mampu menangkap cahaya, sehingga mata tidak
dapat menangkap cahaya dengan baik dan fokus yang jelas dengan jarak yang jauh.
Mata Minus
Banyak Terjadi Pada Anak-anak
Kini mata minus sudah banyak terjadi pada
anak-anak yang masih terbilang sangat muda, bahkan ada yang masih berumur di
bawah 10 tahun. Hal ini biasanya terjadi karena kebiasaan buruk anak-anak,
seperti lebih banyak menghabiskan waktu menyaksikan layar televisi, komputer,
gadget. Untuk itu, mencegah mata minus sebenarnya sudah harus dilakukan sejak
dini. Orang tua sebaiknya bisa melakukan pembatasan terhadap beberapa kebiasaan
tersebut untuk mencegah mata minus pada anak. Hasil data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 saja sudah
menunjukkan anak-anak usia 6-14 tahun sebanyak satu persen menggunakan
kacamata. Belum lagi 10 hingga 20 persen jumlah anak yang sudah mengalami penurunan
dalam ketajaman penglihatannya.
Saatnya
Mencegah Mata Minus Terjadi
Angka ini sudah dapat dinyatakan cukup tinggi
dan masih terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan
bahwa kini negara dunia termasuk Indonesia masuk dalam negara yang rentan
terhadap masalah mata. Memang ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang
mengalami gangguan mata, seperti faktor keturunan. Namun, meskipun Anda
memiliki keturunan yang mengalami mata minus, Anda masih bisa mencegah mata
minus dengan melakukan pola hidup sehat. Berikut ini hal-hal yang perlu
Anda perhatikan dan lakukan untuk mencegah mata minus;
1.
Hindari kebiasaan membaca dan melihat televisi
dari jarak yang cukup dekat karena dapat menyebabkan kerusakan pada bagian
kornea mata sehingga mata menjadi minus.
2.
Jangan biasakan mata Anda membaca atau
melakukan pekerjaan didalam ruangan dengan cahaya yang rendah karena akan
membuat mata bekerja lebih dalam melihat objek.
3.
Jika saat berada dilingkungan terbuka terutama
saat berkendara dimana matahari masih terik gunakanlah kacamata yang dapat
melindungi mata Anda dari cahaya matahari.
4.
Saat Anda sedang melakukan pekerjaan apapun
yang berhadapan dengan komputer sebaiknya duduk dengan tegak dan jarak mata
dengan layar yang normal selain dapat menjaga jarak pandang agar fokus juga
dapat membantu pembentukan tulang tetap tegak.
5.
Hindari menulis dengan jarak yang sangat dekat
karena akan merusak kemampuan jarak pandang normal mata Anda, selain itu hal
ini akan melatih tubuh Anda untuk berdiri dengan tegak.
6.
Untuk anak-anak, biasakan mereka lebih banyak
bermain di luar dibandingkan bermain dengan berlama-lama didepan layar karena
cahaya pada layar tersebut karena cahayanya akan membuat mata anak Anda menjadi
semakin cembung dan bermasalah dalam melihat.
7.
Berikan mata anda waktu untuk beristirahat
dari rutinitas melihat layar-layar yang memancarkan cahaya seperti komputer dan
gadget, gantikan dengan memandangi keadaan sekitar seperti di taman.
8.
Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung
omega-3, vitamin, dan nutrisi seperti ikan, sayuran hijau, telur, gandum,
buah-buahan, dan kacang-kacangan karena kandungan vitamin didalamnya dapat
membantu mata Anda minus.
9.
Periksakan mata secara rutinHal
ini berguna untuk mengetahui bagaimana keadaan mata Anda, apabila mengalami
masalah pada mata maka Akan dapat segera diobati setelah diketahui.
10.
Jauhi rokok, mungkin masih banyak yang belum
mengetahui bahwa rokok juga dapat menyebabkan gangguan pada mata loh. Ketika
Anda merokok maka asap roko tersebut akan mengalir dialiran darah dan
menghancurkan sel-sel mata, maka hal ini dapat meningkatkan resiko terkena
masalah mata seperti mata minus hingga katarak.
Itu dia sepuluh hal yang dapat Anda lakukan
untuk mencegah mata minus. Apabila Anda melakukan hal tersebut dengan baik dan
teratur maka kesehatan mata akan tetap terjaga dan pandangan tetap tajam dan
fokus. Biasakan mata untuk dapat memandang hal-hal yang indah dipandang dan
jauhkan dari layar-layar yang memancarkan cahaya yang dapat merusak mata.
Sebaiknya istirahatkan mata Anda setiap beberapa menit ketika sedang memandang
layar komputer atau gadget. Hal penting lainnya untuk mencegah mata minus
adalah menghindari penggunaan gadget sambil berbaring sebelum tidur.



sering sering mosting yaa
BalasHapusterimakasih artikelnya, sering sering mosting yaaa. jangan cuma wudhu ditambah lainnya. siiippp ^_^
BalasHapus